Berinvestasi di Filipina
Hubungan ekonomi dan perdagangan antara Taiwan dan Filipina juga semakin erat, Wallace Chow mengemukakan, Taiwan adalah mitra dagang terbesar kedelapan bagi Filipina, pasar ekspor terbesar kedelapan, dan sebagai negara sumber impor kedelapan terbesar.
Pada era tahun 1990, ada sekelompok pengusaha Taiwan memimpin rombongan dan mulai membuka pasar Filipina untuk menanggapi Kebijakan Arah Selatan dari pemerintah. Tsai Sheng-lin, pengusaha Taiwan yang sekarang menjadi Manajer Hudson Outdoor Industrial Inc., sebuah perusahaan Taiwan di Filipina, membeberkan bahwa bosnya pada tahun 2012 terlebih dahulu membangun pabrik di Vietnam, kemudian untuk mendiversifikasi risiko barulah pada tahun 2019 membangun jalur produksinya di Filipina.
Para pengusaha memilih menapakkan kakinya di kawasan industri Teluk Subic (sebuah teluk di pantai barat Pulau Luzon, Filipina), Tsai Sheng-lin mengatakan, “Dulu kawasan industri Teluk Subic adalah pangkalan militer angkatan laut Amerika Serikat, sebuah teluk dengan kedalaman air yang sangat dalam, sehingga memudahkan untuk memasukan barang, ditambah lagi kawasan ini adalah zona bebas pajak, cocok untuk perusahaan kami yang memroses bahan impor, tidak perlu lagi melalui proses pajak, ini merupakan kemudahan dan keuntungan bagi kami.”
Best Chang yang telah menginjakan kakinya di Filipina selama 11 tahun, tahun lalu ia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang Taiwan Teluk Subic, menerima rombongan delegasi dengan harapan dapat menciptakan semakin banyak hubungan antara Taiwan dan Filipina.