Program ekspansi Taiwan ke Selatan adalah kebijakan jangka panjang Republik Tiongkok. Selain sebagai negara tetangga, Asia Tenggara juga merupakan mitra dagang penting bagi Taiwan. Untuk lebih memperbanyak pemahaman negaranegara di kawasan Asia Tenggara tentang Taiwan, termasuk ragam kehidupan warganya di Taiwan, sejak Desember tahun 2015, “Taiwan Panorama” untuk pertama kalinya menerbitkan versi bahasa-bahasa Asia Tenggara (Indonesia, Thailand dan Vietnam). Majalah ini adalah ungkapan simbolis jabat tangan dan pelukan antusiasme yang tulus dari Republik Tiongkok, Taiwan kepada negara-negara di Asia Tenggara. Dengan harapan, lewat interaksi yang sehat dan mendalam dengan setiap negara yang ada, dalam lingkungan yang penuh homogenitas dan heterogenitas, mampu menciptakan hubungan persahabatan yang damai dan saling menguntungkan.
Dengan hadirnya majalah ini, selain menarik banyak perhatian dan minat teman-teman Asia Tenggara, juga mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Ini juga menjadi jembatan pelepas rindu bagi Imigran Baru di Taiwan, dengan menikmati sajian bacaan dalam bahasa negara asalnya, sekaligus mengenal dan memahami berbagai hal yang menarik di Taiwan.
“Taiwan Panorama” versi bahasabahasa Asia Tenggara, berpegang teguh pada prinsip untuk terus berusaha meningkatkan interaksi warga kedua belah pihak dan saling berbagi budaya. Dalam edisi kedua “Februari 2016” mengambil tema “Dunia Pertanian Baru yang Bebas Toksin”, memperkenalkan kebanggaan Taiwan tentang era pertanian yang baru, dilengkapi dengan kunjungan dan wawancara eksklusif “Lohas Rose” di Puli, Kabupaten Nantou, “Tomat PBB” di Guanxi, Kabupaten Hsinchu, “Perkebunan Champion” di Fuxing, Kabupaten Changhua yang merupakan Revolusi Hijau dan Rekayasa Genetika. Di saat yang bersamaan, juga memuat artikel tentang Lembaga Swadaya Masyarakat “One Fourty-Sekolah Bisnis Imigran”, yang mempunyai misi membantu Imigran Baru untuk berwirausaha, mengajarkan pengetahuan tentang bisnis serta inovatif yang berpadu dengan amal sosial. Ini akan dapat membantu para Imigran Baru dalam membangun pondasi yang kokoh untuk mewujudkan impiannya. Selain itu, dalam rubrik “Sosok yang Memukau”, penari Lee Ting-li (Juni Artini) asal Bali, telah berbaur dengan masyarakat Taiwan dan mencapai kesuksesan di bidang yang dikuasainya.
Angin dari Asia Tenggara telah menerpa segi politik, ekonomi, kehidupan social dan budaya Taiwan. Ini adalah fenomena baru yang belum pernah ada dalam sejarah. Selain menjadi nutrisi baru yang mengejutkan, juga menambah keragaman sosial serta budaya Taiwan. “Taiwan Panorama” versi bahasa Asia Tenggara menjadi landasan kuat dalam rangkaian tali silahturahmi penyambung rasa, yang memadukan dan memperdalam denyut sosial budaya antara Taiwan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, sehingga dapat bersama mewujudkan masa depan yang makmur dan damai.