Taiwan Panorama edisi khusus bahasa negara-negara Asia Tenggara (Indonesia, Thailand dan Vietnam) yang terbit secara dwibulanan, telah mendapatkan banyak perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, serta pengakuan dan sambutan yang hangat.
Taiwan Panorama edisi ke-34, Juni 2021 dengan tema utama “Mari Makan Es Bersama!” terdiri dari 4 artikel yaitu “Hidangan Penutup dengan Buah Lokal: Es Kaktus Penghu dan Es Mangga Yujing”, “Cita Rasa Toko Tua: Toko Es Longquan Madou & Charng Mei Qishan”, “Semangat Membuat Es Krim untuk Mengubah Dunia: Es Krim ala Prancis 1982 de Glacée dan Justice Ice Cream” serta “Reputasi Seuntai Nama: Jiwa Kreativitas Pengrajin Hidangan Es”, yang mengajak pembaca untuk kembali pada cita rasa toko es tua di Tainan dan Kaohsiung serta Hualien, Penghu dan lainnya. Selain memadukan makanan khas lokal dan kesejahteraan masyarakat, produk es juga memiliki
unsur inovatif pengembangan berkesinambungan, unsur kreativitas dalam produk es menciptakan ragam gaya produk yang tak terhingga. Hal yang paling menarik adalah ternyata dalam semangkuk es terdapat begitu banyak cerita lokal.
Rubrik “Mengenal Taiwan” menghadirkan artikel “Reinterpretasi Budaya Konstruksi: Pancaran Vitalitas akan Fondasi”, memperkenalkan budaya lokasi konstruksi Taiwan dari sudut pandang literatur, film, pameran dan sebagainya. Menjelajahi vitalitas kehidupan di lokasi konstruksi bangunan dan memperpendek jarak budaya antara Taiwan dengan masyarakat dari negara-negara Asia Tenggara.
Selain itu, dalam rubrik “Taiwan Panorama” kami menghadirkan liputan mengenai seminar penerjemahan yang diselenggarakan dengan sukses di National Taiwan Normal University, dan dihadiri oleh guru dan murid dari Taipei Municipal Zhongshan Girls High School, Minglun Senior High School, Taipei Municipal Jianguo High School dan lainnya. Seminar ini membahas praktik dan keterampilan penerjemahan, pemelajaran dan tantangan dari budaya lintas negara, disertai sesi berbagi pengalaman menarik dari 3 orang editor yaitu Robert Fox (berkewarganegaraan Amerika Serikat), Yukina Yamaguchi (berkewarganegaraan Jepang)
dan Temmy Wiryawan (berkewarganegaraan Indonesia), yang berhasil memperoleh sambutan hangat dari guru dan murid yang hadir.
Taiwan Panorama edisi bahasa-bahasa Asia Tenggara akan terus berperan sebagai media pertukaran informasi dan budaya antara Taiwan dengan Asia Tenggara, membangun jembatan persahabatan yang paling menguntungkan demi kesejahteraan bersama.