Paradigma Baru Layanan Medis
Victor Chao dengan tenang menceritakan motivasi awal pendirian dari rumah sakit Shing Mark. Ia yang memulai karirnya dari funitur kayu, dengan pelanggan hotel ternama internasional seperti InterContinental, Park Hyatt, Disney dan lainnya, semua adalah pelanggan yang telah bekerja sama dalam jangka panjang. Victor Chao semula ingin terjun ke usaha perhotelan, saat proses permohonan izin usaha, pemerintah daerah setempat menyarankan: Untuk apa membangun hotel yang memberikan pelayanan khusus bagi orang berduit, yang dibutuhkan warga setempat adalah rumah sakit.
Tidak mudah untuk mendapatkan surat izin usaha rumah sakit di Vietnam, National Taiwan University Hospital (NTUH) dan Chang Gung Memorial Hospital sempat berupaya memperoleh izin tetapi tidak berhasil. Victor Chao yang telah mengakar lama di Vietnam, karena mendapat persetujuan dari pemerintah setempat, barulah mendapat lahan tanah dan izin usaha. Yang paling berharga adalah pembangunan rumah sakit membutuhkan investasi yang sangat besar mencapai USD 300 juta, semuanya adalah dana pribadi, ia tidak menjadikan profit sebagai prioritas, “Saya mendapatkannya dari daerah setempat, jadi saya mengembalikannya ke daerah setempat juga.” Menatap bagian luar rumah sakit yang megah, ia dengan rasa puas mengemukakan, “Akhirnya, saya juga tidak membuat mereka kecewa.”
Saat memulai pengoperasian, kebetulan tempat berpijak dari rumah sakit ini menghadapi serangan pandemi Covid-19. Kami secara khusus mewawancarai mantan wakil kepala rumah sakit, Peter Chang, yang kebetulan bekerja di Rumah Sakit Shing Mark pada masa puncak pandemi, dan secara secara pribadi mengalami masa yang penuh gejolak ini.
Peter Chang yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang kesehatan masyarakat, sempat menjadi konsultan kesehatan di Biro Kesehatan dan Kesejahteraan dan berbicara dengan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) semasa pandemi SARS. Pada Maret 2021, Peter Chang mewujudkan impian praktik kedokteran di luar negeri dengan bekerja di Rumah Sakit Shing Mark sebagai wakil kepala rumah sakit.
Pandemi merebak di Vietnam pada Mei 2021, menyebabkan kepanikan dan keragu-raguan pada masa awal pandemi; nyawa pasien terdiagnosis berada di ujung tanduk; tidak mudah mendapatkan peralatan, obat-obatan dan vaksin; pengusaha Taiwan bersatu dan bergotong royong memberikan bantuan yang dapat mereka berikan, baik dalam bentuk uang maupun tenaga. Sebagai benteng utama pelayanan kesehatan lokal, Rumah Sakit Shing Mark adalah salah satu lembaga yang memperoleh obat-obatan Merck, Remdesivir dan lainnya, serta vaksin Moderna dan Pfizer, menyelamatkan banyak nyawa manusia.
Ia yang sekarang menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Chang Bing Show Chwan Memorial Hospital masih sering pulang pergi Taiwan–Vietnam, aktif menghubungkan Taiwan dengan negara-negara lain. Dengan pandangan kuat terhadap perkembangan industri, ia dengan jelas menyatakan, para profesional medis Taiwan yang unggul, sehingga industri ini seharusnya melampaui zona nyamannya dan hanya dengan menjalin hubungan internasional baru dapat meningkatkan daya saingnya.
Kerja sama pertukaran transnasional, telah meningkatkan standar kesehatan Vietnam, juga memberikan dorongan kemajuan bagi medis Taiwan, pendirian dari Rumah Sakit Shing Mark menjadi paradigma baru bagi layanan medis kebijakan ke selatan. “Tidak saja pertukaran teknis individu, melainkan juga mentransfer keahlian medis yang bersifat sistematis secara komprehensif dan menyeluruh.” Demikian kesimpulan dari Peter Chang.
Memang jalinan hubungan antara Taiwan dan Vietnam yang paling kuat masih tetap pada ekonomi perdagangan. Karena strategi dan keberanian orang Taiwan datang ke Vietnam, sosok yang tekun dan fleksibel telah membutanya mengakar kuat di Vietnam. Namun juga karena kekuatan ekonomi yang kokoh telah mendorong interaksi di bidang lainnya. Pertukaran Taiwan dan Vietnam dapat kembali pada hubungan kemanusiaan, semua keluar dari kehangatan lubuk hati yang dalam.
.jpg?w=1080&mode=crop&format=webp&quality=80)
Rumah Sakit Shing Mark yang luas memiliki desain tata letak yang megah layaknya hotel berbintang.
.jpg?w=1080&mode=crop&format=webp&quality=80)
Suasana ceria para perawat yang tengah mengikuti ujian, menunjukan vitalitas dari Vietnam.
.jpg?w=1080&mode=crop&format=webp&quality=80)
Peter Chang yang pernah menjadi wakil kepala rumah sakit Shing Mark, bersama Vietnam melalui masa terparah pandemi Covid-19.