Long Stay Belajar Mandarin
Lukas Engström yang belajar bahasa dari pendidikan dadakan di gerai minuman, belajar Bahasa Mandarin di Taiwan membuatnya menjadi seorang YouTuber yang memperkenalkan Taiwan.
Pada tahun 2018, ia membuat akun YouTube atas namanya, memperkenalkan seluk beluk Taiwan dari visi orang asing, misalnya dengan alat transportasi apa untuk bisa mencapai lokasi wisata seperti Xiangshan, Sandiaoling dan Pingxi, lalu bagaimana cara menggunakan alat transportasi umum dan rute wisatanya. Video yang dibuatnya mendapatkan sambutan besar karena memberikan dukungan informasi dan antisipasi masalah wisata yang sesungguhnya.
Tetapi menurut Lukas Engström, tujuan awal membuat video-video ini hanya sebagai rekaman kenangannya setelah meninggalkan Taiwan.
Sepuluh tahun lalu ia tidak terlalu menekuni Bahasa Mandarin ketika datang ke Taiwan dalam rangka program pertukaran pelajar, setelah menyelesaikan tugas belajar ia kembali ke Swedia, setahun kemudian ia kembali ke Taiwan, untuk belajar Bahasa Mandarin di MTC, karena ia mempunyai seorang teman wanita Taiwan di saat itu.
Ia mengingat kembali masa lalunya dalam memilih pelajaran, pergi ke mana atau mengapa ia belajar Mandarin, “Semua pada dasarnya hanya mengikuti keinginan teman saja, mengekor ke mana mereka pergi”. Sampai-sampai kurikulum pelajaran Bahasa Mandarin yang awalnya diperkirakan hanya setahun, kemudian terus diperpanjang karena beberapa faktor. Tetapi semua ini telah membuatnya menjadi fasih berbahasa Mandarin, bahkan Mandarin logat Taiwan, ia menjajaki alam budaya Taiwan seiring dengan langkah kawan-kawannya.
Sampai suatu hari 5 tahun yang lalu, ketika Lukas Engström bertekad pulang ke Swedia, ia membeli perangkat GoPro, untuk merekam tempat-tempat yang sangat ia sukai di Taiwan, videonya juga diperkenalkan kepada teman yang dikenal saat seregu mendayung perahu naga di NTNU, “Banyak teman menginginkan saya untuk merekomendasikan tempat-tempat menarik termasuk makanan apa yang enak, karena saya sudah berada di Taiwan 5 tahun lebih.” Dengan GoPronya, ia mengunjungi lagi tempat-tempat yang pernah didatangi dulu bersama teman-temannya, dan ia mulai menyadari ternyata ia begitu mencintai Taiwan.
Lalu, yang membuat Lukas memutuskan untuk menetap di Taiwan adalah videonya tentang “Chahu Shan Gunung Teko” salah satu video dari edisi “Lukas in Taiwan” orang asing memperkenalkan Taiwan di kanal YouTube selama 2 pekan mencapai 20.000 penonton, dan yang membuatnya tercengang adalah komentar para pemirsa Taiwan yang mengatakan “Ternyata begitu indah pemandangan di atas.” Hal ini membuat saya berpikir “Mengapa kalian belum pernah ke sana? Ini adalah tempat yang paling kusukai.” Sejak saat itu, ia bertekad menjadi seorang YouTuber yang memperkenalkan Taiwan, dan dimulailah perjalanan long stay di Taiwan yang tiada ujung.
.jpg?w=1080&mode=crop&format=webp&quality=80)
Lukas dengan kanal YouTubenya “Orang Asing Memperkenalkan Taiwan” menggunakan logo bendera Taiwan berbentuk hati.