Bambu Setara dengan Kayu
Namun, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Liu Wen-huang tak sempat memikirkan idealisme tinggi, ia mengaku, pada saat memulai usaha, motivasinya bukanlah sebuah visi mulia, melainkan hanya memanfaatkan bahan yang mudah dijangkau. Melihat bahwa bambu sebenarnya kalah populer dibanding kayu di pasar, baik dari segi harga maupun fleksibilitas penggunaannya, muncullah ide yang kemudian membentuk arah usahanya, “Ingin membuat kerajinan dan furnitur dari bambu setara dengan kayu,” ujarnya. Pendekatan ini kemudian menjadi landasan bagi Bamboola untuk tidak mengikuti jalur produksi tradisional yang berskala kecil dan bergantung sepenuhnya pada pengerjaan manual.
Karena kekuatan serat bambu yang alami, ditambah teknik perekatannya dengan pola silang vertikal dan horizontal, papan bambu yang dihasilkan memiliki karakteristik istimewa, lebih ringan daripada kayu cendana, lebih kokoh daripada kayu hinoki, tetapi dengan tingkat kekuatan yang bahkan melebihi kayu biasa. Liu Wen-huang pun tak menutupi rasa bangganya akan pencapaian ini.
Pabrik Bamboola juga telah mengadopsi mesin pemotong CNC, memungkinkan bambu laminasi diproses lebih lanjut menjadi produk desain industri yang halus dan presisi. Hal ini juga menjadikan Bamboola sebagai salah satu dari sedikit merek kerajinan bambu yang mampu memasuki ruang di mal-mal besar dan butik hotel.
Hal ini juga mengapa pada tahun 2000 Bambola ditugaskan untuk memproduksi rak buku bambu yang dirancang oleh Kazuko Fujie untuk Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Taiwan, yang dirancang oleh arsitek Jepang Toyo Ito.
Sebanyak 1,22 juta batang bambu utuh diolah menjadi 9,22 juta bilah bambu, lalu dirakit menjadi 3.688 papan bambu. Rak buku dengan lengkungan parabola tersebut menggunakan struktur pengunci yang menuntut presisi tinggi, memerlukan perhitungan dan kalibrasi kurva yang ketat. “Saya menulis sepuluh ribu program untuk menyelesaikannya,” ujar Liu Wen-huang. Hasil akhirnya memukau, keindahan rak buku ini berpadu harmonis dengan arsitektur perpustakaan, menampilkan performa tinggi kerajinan bambu. Lebih dari itu, proyek ini juga menjadi simbol pencapaian baru bagi tingkat seni kerajinan bambu Taiwan.
.jpg?w=1080&mode=crop&format=webp&quality=80)
Rak buku bambu buatan Bamboola mempertahankan ketebalan setiap papan selebar 1,8 cm, tetapi tetap mampu menahan berat buku.