Nilai Perjalanan Waktu, Rasa Lokal
Hsu Zong, yang telah meneliti, menjelajahi, dan mengoleksi lobak kering selama lebih dari satu dekade, menjelaskan bahwa tujuan utama pengawetan mencakup empat aspek yaitu pengasapan, pengasinan, pengeringan, dan fermentasi. Contohnya seperti bahan makanan arak, keju, dan lobak kering. Namun, mengapa lobak kering dianggap sebagai cita rasa khas Taiwan?
Bahan makanan sederhana dapat menghasilkan rasa yang elegan melalui proses waktu, seperti lobak tua (lao cai pu). Hsu Zong menjawab, “Hanya Taiwan, yang terletak di garis balik utara, memiliki sinar matahari pada lintang ini yang bisa menciptakan rasa unik.” Pernyataan ini terdengar romantis, tetapi ia menjelaskan lebih jauh bahwa sinar ultraviolet matahari memengaruhi enzim fenol dalam lobak, menghasilkan rasa khas. Lobak juga secara alami mengandung sulfur yang memiliki sifat antibakteri, tetapi kadar airnya sangat tinggi. Setelah dikeringkan dan mengalami transformasi enzim fenol, serta fermentasi oleh bakteri asam laktat di udara, lobak tersebut berubah menjadi cita rasa khas Taiwan.
Ketika ditanya lebih lanjut, Hsu Zong mengungkapkan bahwa ia memiliki koleksi lobak tua berusia 140 tahun. Namun, ia segera menambahkan, “Usia lobak kering lebih didasarkan pada kepercayaan karena tidak ada metode ilmiah atau sertifikasi resmi untuk membuktikannya.”
Banyak cerita beredar tentang lobak tua, seperti yang ditemukan di bawah tempat tidur nenek, mirip dengan kue teh Pu’er berusia puluhan tahun, lobak hitam, yang terlihat seperti arang, berubah menjadi “emas hitam”, tetapi tidak sedikit pula produsen yang mempercepat proses fermentasi menggunakan suhu tinggi untuk menghasilkan lobak hitam instan.
Menurut Hsu Zong, lobak kering hanya dapat dianggap “tua” jika diasinkan dengan garam, melalui fermentasi mikroorganisme yang beragam, dan dibiarkan selama minimal tiga tahun.

Pemilik Chenjie Farm, Liu Mei-hsia, berkat suatu kesalahan ucap, menciptakan harta karun hitam baginya.

Setiap setengah tahun mengecek warna dan tingkat fermentasi lobak hitam kering.

Lobak kering tua Chenjie Farm yang berusia 10 tahun, memancarkan warna minyak kehitaman, lentur dengan aroma manis dan asam, seperti asinan. Guci kanan usianya lebih muda, terlihat warna kristal garam.