Embracing Taiwan

Citra Formosa Ditayangkan di 4 Televisi Asing
:::

2020 / April

Artikel‧Citra Formosa Ditayangkan di 4 Televisi Asing Gambar‧Jimmy Lin Terjemahan‧Farini Anwar


外交部首創與菲律賓、越南、印度與泰國的電視台合作,製播「攜手台灣(Embracing Taiwan)」電視特輯,製作團隊中有許多人曾製作過介紹台灣的旅遊節目,但在此次拍攝的過程中,他們發現,台灣不只有101大樓、故宮與夜市,還有高技術能量的智慧科技、友善優質的留學環境,以及永續共好的美麗山林。


Untuk pertama kalinya Kementerian Luar Negeri (MOFA) bekerja sama dengan stasiun televisi Filipina, Vietnam, India dan Thailand memproduksi acara televisi “Embracing Taiwan”, digarap oleh tim yang kebanyakan dari mereka pernah membuat program acara memperkenalkan wisata Taiwan, tetapi dalam proses perekaman acara ini mereka mendapati bahwa Taiwan tidak hanya memiliki gedung Taipei 101, Museum Istana Nasional (National Palace Museum) dan pasar malam, melainkan juga ada teknologi energi cerdas, lingkungan yang ramah untuk pelajar asing serta hutan pegunungan indah yang berkelanjutan.

 

Acara “Embracing Taiwan” yang ditayangkan di 4 negara dengan bahasa setempat sejak minggu pertama dan kedua bulan November 2019, memperlihatkan hubungan antara Taiwan dengan negara setempat dan merupakan acara eksplorasi Taiwan “versi pendalaman”.

 

Pertanian Organik – Keindahan Berkesinambungan

Stasiun televisi Filipina, CNN PH mengerahkan timnya yang terdiri dari 9 orang berikut 3 peralatan kamera yang tiba dan memulai rekaman pada akhir Agustus. Rovilson Fernandez, pembawa acara televisi “Ang Pinaka” yang populer di Filipina bersama Valerie Tan, seorang presenter televisi, blogger sekaligus selebgram ternama Filipina, berkolaborasi memperlihatkan keserasian.

Pertama-tama mereka ke ladang organik milik pabrik gula Taiwan (Taiwan Sugar Corporation) di Guantian, mengenakan pakaian kerja petani, membantu menebarkan ampas tebu dan sekam padi sebagai pupuk organik, lalu menjelaskan bahwa sayuran organik Taiwan tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida demi meningkatkan kesuburan tanah dan melindungi alam.

Selanjutnya tim produksi mengunjungi Taman Hutan Sungai Dongshan (Dongshan River Forest Park) di kabupaten Yilan, berwisata keliling sungai dengan perahu kecil. Di perjalanan dapat terlihat burung kuntul kecil, burung Daurian redstarts berjalan santai di atas gundukan pasir di tengah gerimis bernuansa puitis mengajak para pelancong untuk merasakan perhatian Taiwan terhadap kelestarian alam dan pendidikan lingkungan.

Valerie Tan adalah seorang keturunan Tionghoa dengan nama Mandarin Chen Yu-yun. Ia cukup fasih berbahasa Mandarin sedangkan Fernandez sudah sering datang ke Taiwan dan pernah membuat acara wisata memperkenalkan Taiwan, Valerie Tan mengatakan, “Pada pembuatan acara Embracing Taiwan kali ini, saat menuju ke ladang Guantian di Tainan, kami merasa sangat terpukau ketika melewati desa Nanzhuang. Meskipun desa tapi jalan-jalannya sangat bersih, dan penduduknya begitu disiplin dan sopan!”

 

Teknologi yang Luar Biasa

Tim produksi stasiun televisi Filipina mengambil gambar di Pusat Ruang Angkasa Nasional (National Space Organization/NSPO), memperkenalkan Formosat-5 yang merupakan satelit buatan Taiwan dan Formosat-7 yaitu sebuah satelit untuk pengamatan iklim yang diluncurkan pada Juni 2019, hal ini menunjukkan keunggulan dan kapasitas Taiwan dalam penelitian teknologi dan pengembangan ruang angkasa.

Kemampuan teknologi inovasi Taiwan juga dirasakan oleh HTV, stasiun televisi terbesar Vietnam. Tim produksi yang terdiri dari 8 orang mengunjungi satu-satunya wisata pabrik robot di benua Asia ── Sha Yang Ye Robot Wonderland. Pabrik ini memamerkan 30 lebih jenis robot termasuk robot penyambut tamu yang berbentuk lucu, robot Sāntàizi yang bergoyang seiring irama musik kuil, robot penyelamat dan lainnya. Quang Vinh yang mendapat julukan F4 Vietnam, beberapa tahun ini dari pemain sinetron dan penyanyi beralih menjadi pembawa acara, Quang Vinh yang bernama Mandarin Chen Guang-rong, mencoba mengoperasikan robot tempur dan tanpa disadarinya ia terlena dalam permainan ini.

Selanjutnya tim produksi menuju ke Taman Inovasi Hutoushan (Hutoushan Innovation Hub), Quang Vinh menumpang kendaraan otomatis tanpa kemudi dan ke ruang sistem pengontrolan untuk mencoba sistem pelatihan simulasi mengemudi otomatis, memperlihatkan kekuatan teknologi Taiwan dalam memadukan kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT) dan teknologi terkait lainnya dalam mengembangkan mobil otomatis yang mendapatkan sertifikat keamanan informasi.

Jadwal perjalanan yang yang dilalui Quang Vinh sangat padat. Setelah ke Hualien untuk mengambil gambar pemandangan lautan kuning bunga day lily di gunung Liushihi dan biru langit tanpa batas di lembah Qingshui, Quang Vinh segera kembali ke Taipei, naik sepeda motor listrik Gogoro, mengayuh sepeda YouBike di Ximending, setelah memperkenalkan transportasi praktis di Taiwan, hanya dengan satu kartu di tangan bisa naik kendaraan umum, berbelanja dan berwisata dengan nyaman, kemudian ia mengenakan baju bedah untuk mengamati berlangsungnya bedah dengan sistem bedah Da Vinci di rumah sakit Taipei Medical University. Dokter menggunakan tangan robot untuk melakukan operasi ginekologis dengan keunggulan sebagai berikut: luka bedah kecil, darah yang keluar sedikit dan waktu rawat inap di rumah sakit juga jauh berkurang.

 

Lingkungan Kampus yang Ramah untuk Pelajar Asing

Quang Vinh yang memiliki suara merdu dan ramah, sama sekali tidak sombong sebagai seorang bintang, saat berkunjung ke Minghsin University of Science and Technology, Quang Vinh disambut dengan dikerumuni pengemarnya. “Saya juga merasa takjub melihat begitu banyak orang Vietnam yang belajar di Taiwan, sukses tinggal dan bekerja di Taiwan.” demikian tutur Vinh.

Ada 1.200 lebih pelajar asing dari Asia Tenggara di Minghsing University of Science and Technology, Rektor Lin Chii-rui beranggapan, pendidikan tidak mengenal batas, pelajar-pelajar Asia Tenggara ini tekun belajar dan mengatasi kendala bahasa, untuk itulah Minghsing University of Science and Technology juga melatih banyak tenaga berbakat internasional yang siap dimobilisasi.

Keberhasilan semikonduktor dan lingkungan penelitian yang menghargai kemampuan inovasi Taiwan menarik minat pelajar India untuk datang belajar di Taiwan, instansi perencanaan mengatur staf dari stasiun televisi terbesar India, Zee TV untuk mewawancarai Manoj Kriplani, pelajar asal India program Magister dan Doktor di Tsinghua University yang bekerja di industri teknologi tinggi.

Sebagai contoh Manoj Kriplani, seorang pelajar yang mendapatkan beasiswa dari Kementerian Luar Negeri untuk belajar di Taiwan, begitu lulus ia langsung bekerja di AsRock sebuah perusahaan papan induk (motherboard) di Taiwan, saat ini ia bekerja di “Century Development Corporation” membantu Asosiasi Pengusaha Taiwan dan India untuk ekspansi pasar India, Manoj Kriplani mempromosikan Taiwan pada tim pembuat film ini dengan menggunakan bahasa ibunya, “InterNations, sebuah situs ekspatriat terbesar dunia mengumumkan, Taiwan adalah tempat yang paling sesuai untuk tinggal dan bekerja di tahun 2019 karena Taiwan tempat yang aman, nyaman dan tenang, seperti tempat saya bekerja di Nangang Software Park, dapat dijangkau baik dengan MRT (Moda Raya Terpadu), kereta api atau kereta peluru (High Speed Rail/HSR), bahkan pada saat saya baru datang ke Taiwan semula grup tari Bollywood yang datang ke Taiwan sedikit sekali, hanya dapat dihitung dengan jari, sekarang sudah ada lebih dari 30 grup di seluruh Taiwan, hal ini menunjukkan Bollywood populer di Taiwan! Rumah makan India juga cukup umum sekarang ini.” 

Bersamaan dengan itu, Shamoly Khera produser sekaligus pembawa acara kuliner televisi terkenal di India “The Great Indian Global Kitchen”, dia adalah ahli pencicip makanan sejati, ketika mencicipi teh hitam Sun Moon Lake, ia langsung terlena dengan kesegaran cita rasanya, ia juga mengacungkan jempol dan mengatakan lezat ketika menyantap mi ikan Gan Quan serta Guabao di Nantou.

 

Pertukaran Budaya – Temukan Taiwan

Datang dengan tim produksi CH5, saluran televisi yang sangat popular di Thailand, aktris yang menjadi pemeran utama di banyak sinetron terkenal, Khemanit Jamikorn (lebih terkenal dengan sebutan Pancake) memiliki banyak pengemar, juga ada Pancake Khemanit Taiwan fans club untuk pengemar Taiwan, ketika berkunjung ke wisata pabrik handuk, ia memborong handuk seharga NTD20.000 sebagai hadiah untuk pengemarnya.

Thailand terkenal dengan kesenian yang inovatif dan kekuatan desain, maka instansi perencanaan mengatur Jamikorn mengunjungi kawasan Taman Budaya dan Kreatif Songshan (Songshan Cultural and Creative Park) di Taipei yang terkenal dengan produk inovatif merek Taiwan.

Taman Budaya dan Kreatif Songshan (Songshan Cultural and Creative Park) tidak saja bekerja sama dengan Creative Economy Agency Thailand menyelenggarakan “Program Pertukaran Perancang Taiwan – Thailand 2019”, juga memimpin 12 produk desain lokal Taiwan turut dalam pameran “Style Bangkok Fair”, sebuah ajang desain penting di benua Asia untuk mencari peluang kerja sama pasar ASEAN, mengarahkan keunggulan inovasi kekuatan lunak Taiwan ke pasar luar negeri, agar dunia internasional dapat melihat energi ragam kekayaan industri inovatif Taipei.

Produser televisi, Ann Krissananan mengatakan, “Perekonomian Thailand saat ini berkembang, pendapatan nasional bertambah, Taiwan telah menjadi negara pilihan utama bagi warga Thailand untuk berwisata ke luar negeri. Kesan kami adalah masyarakat Taiwan sangat rendah hati dan sopan, keharmonisan dan keindahan masyarakat sosial Taiwan membuat warga Thailand memiliki minat yang tinggi untuk berwisata ke Taiwan.”

Ini juga merupakan suara hati bersama dari tim kerja televisi 4 negara ini, entah melihat pengembangan teknologi dan ilmiah Taiwan, merasakan ragam kekayaan budaya tradisional atau mencicipi berbagai macam makanan otentik Taiwan, kesimpulan bersama mereka adalah jika ada kesempatan harus datang lagi ke Taiwan!

Artikel yang berkaitan

近期文章

X 使用【台灣光華雜誌】APP!
更快速更方便!